PEMBINAAN KARANG TARUNA: PERKUAT PERAN PEMUDA DAN PEMAHAMAN DTSEN UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

  • Jul 09, 2026
  • AYIK RIFA'I

Digital Mandiri Petahunan – Pemerintah Kelurahan Petahunan menggelar kegiatan Pembinaan Karang Taruna pada Kamis, 09 Juli 2026 pukul 10.00 WIB bertempat di Pendopo Kelurahan Petahunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan yang bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Acara secara resmi dibuka oleh Lurah Petahunan, Bapak Bramanto Pambudi Sampurno, S.AB., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, kreativitas, serta semangat gotong royong dalam mendukung kemajuan lingkungan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Erna Eka A.H., S.Kep., Ns., MM.Kes., selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Pasuruan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai fungsi, tugas, dan peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) sebagai basis data terpadu yang digunakan pemerintah dalam perencanaan dan penyaluran berbagai program bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Beliau juga menjelaskan mengenai Desil, yaitu pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Melalui pemahaman ini, peserta diharapkan mengetahui fungsi dan manfaat pengelompokan desil dalam mendukung kebijakan pemerintah, penentuan sasaran bantuan sosial, serta penyusunan program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kelurahan Petahunan berharap Karang Taruna semakin aktif, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sosial di lingkungan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, Dinas Sosial, dan Karang Taruna diharapkan dapat terus terjalin demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata dan berkelanjutan. (Aya)