Warga RT.04/RW.04 Petahunan Gelar Tradisi Meriah Sambut Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Sep 04, 2025
- AYIK RIFA'I
Digital Mandiri Petahunan – Suasana penuh suka cita menyelimuti warga RT.04/RW.04 Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, pada Jumat (4/9/2025) malam. Seperti tradisi yang digelar setiap tahunnya, masyarakat setempat mengadakan kegiatan pembacaan Maulid Diba’ di pelataran rumah warga sebagai bentuk rasa cinta sekaligus penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua, turut hadir memadati lokasi. Pembacaan maulid dipimpin dengan lantunan ayat-ayat shalawat dan do'a, yang semakin semarak ketika memasuki prosesi mahalul qiyam atau berdiri bersama sebagai simbol penghormatan kepada Rasulullah.
Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya Jam’iyah Ishari NU Ranting Petahunan yang mengiringi lantunan shalawat. Suara rebana berpadu dengan vokal para hadirin menambah suasana religius sekaligus meriah, mencerminkan kecintaan warga terhadap Nabi Muhammad SAW.
Usai rangkaian doa dan pembacaan maulid, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi khas masyarakat setempat, yakni berebut gantungan hadiah dan taburan uang. Anak-anak tampak begitu antusias berlari dan berebut hadiah yang telah dipersiapkan panitia. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bentuk rasa syukur warga atas datangnya bulan mulia, Rabiul Awal.
Ketua RT.04, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang kompak mendukung kegiatan ini. “Alhamdulillah, kegiatan menyambut bulan maulid tahun ini bisa berjalan meriah dan penuh kebersamaan. Semoga semangat mencintai Nabi Muhammad SAW terus tumbuh di hati kita semua, dan Allah SWT memberikan keberkahan untuk warga RT.04,” ungkapnya.
Bagi masyarakat Petahunan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum memperkuat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menanamkan nilai religius kepada generasi muda. Tradisi tahunan ini diharapkan terus lestari dan semakin semarak pada tahun-tahun mendatang. (Aya)