KELURAHAN PETAHUNAN BERGERAK! FASILITASI KELURAHAN SEHAT JADI LANGKAH STRATEGIS MENUJU HIDUP BERKUALITAS
- Jun 04, 2025
- AYIK RIFA'I
Digital Mandiri Petahunan, 4 Juni 2025 — Pemerintah Kelurahan Petahunan Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan menggelar Kegiatan Fasilitasi Kelurahan Sehat sebagai bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama antara pemerintah kelurahan, kader kesehatan, pemuda dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat secara berkelanjutan.
Kegiatan fasilitasi yang berlangsung di pendopo kelurahan ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari unsur puskesmas, tokoh masyarakat, PKK, kader posyandu, karang taruna hingga Ketua RT/RW. Dalam pertemuan ini dibahas sejumlah isu strategis seperti sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta kegiatan dibidang sosial masyarakat.
Lurah Petahunan, Bapak Agus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekedar rutinitas, tetapi merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif warga akan pentingnya kesehatan sebagai pondasi utama kesejahteraan.
“Hidup sehat adalah hak setiap warga. Melalui fasilitasi ini, kita susun langkah bersama untuk memastikan setiap sudut Kelurahan Petahunan mendukung gaya hidup sehat, mulai dari rumah tangga hingga ruang publik,” ujar beliau.
Salah satu narasumber Bapak Safu'ari dari Bappelitbangda Kota Pasuruan menjelaskan, Satuan Tugas (Satgas) Kelurahan Sehat memiliki fungsi utama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mewujudkan kelurahan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat. Adapun tugas dari satgas tersebut meliputi, Peningkatan Kesehatan : Melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, seperti sosialisasi perilaku hidup sehat, penyuluhan kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan.
Keamanan dan Ketertiban : Membantu menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum di lingkungan kelurahan.
Dalam sesi diskusi, berbagai potensi dan tantangan juga di identifikasi. Salah satu fokus utama adalah perlunya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian indikator kelurahan sehat yaitu, aspek fisik seperti kebersihan lingkungan dan kualitas infrastruktur, aspek sosial seperti partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan, serta aspek kesehatan individu dan keluarga, serta terselenggaranya kegiatan kesehatan berbasis masyarakat secara aktif.
Hasil dari fasilitasi ini akan dijadikan dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut dan pemetaan program prioritas yang akan melibatkan masyarakat secara langsung, dengan pendekatan partisipatif.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari semua pihak, Kelurahan Petahunan optimis bisa menjadi percontohan dalam mewujudkan kelurahan sehat yang berdaya dan mandiri. Fasilitasi ini pun menjadi pijakan awal menuju transformasi lingkungan yang lebih sehat dan masyarakat yang lebih berkualitas, (Aya).