Remaja Kelurahan Petahunan Didorong Menjadi Karakter Pelopor dan Pelapor dalam Lingkungan Sosial di Masyarakat
- Apr 18, 2026
- AYIK RIFA'I
Digital Mandiri Petahunan – Upaya mewujudkan lingkungan ramah anak terus diperkuat melalui kegiatan Rapat Kelurahan Layak Anak yang digelar di Pendopo Kelurahan Petahunan, Kota Pasuruan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pasuruan.
Dalam pemaparannya, Kepala Bidang Perlindungan Anak, Ibu Dwi Rachmawati, ST., M.M., menekankan pentingnya pembentukan kepribadian remaja yang mandiri dan bertanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam menentukan arah kehidupan, sehingga diperlukan kesadaran diri untuk menghindari perilaku negatif.
“Remaja harus mampu mengontrol diri, tidak terjebak dalam kenakalan seperti nongkrong hingga larut malam tanpa tujuan, serta menghindari perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan teknologi dan gaya hidup FOMO (Fear of Missing Out) yang berlebihan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya selektif dalam memilih pergaulan. Menurutnya, teman memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter remaja. “Bertemanlah dengan orang yang membawa dampak positif. Teman yang baik adalah yang mampu mendorong kita menjadi pribadi yang lebih bermanfaat, bukan sebaliknya,” tambahnya.
Lebih lanjut, para remaja yang hadir didorong untuk menjadi pelopor dan pelapor dalam kehidupan sosial. Artinya, tidak hanya menjadi contoh yang baik, tetapi juga berani melaporkan jika terjadi hal-hal yang merugikan atau membahayakan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Bapak Bagus selaku Bhabinkamtibmas turut memberikan wawasan terkait isu kekerasan terhadap anak dan dalam rumah tangga. Ia menegaskan bahwa KDRT tidak hanya terbatas pada pasangan suami istri, tetapi juga dapat terjadi pada seluruh anggota keluarga di dalam rumah.
“Remaja perlu peka terhadap lingkungan. Jika ada kejadian, jangan hanya direkam atau didokumentasikan, tetapi harus berani bertindak untuk membantu atau melaporkan demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti fenomena remaja yang menghabiskan waktu tanpa pengawasan, seperti berkegiatan di dalam kos tanpa kontrol yang jelas. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk memiliki kesadaran diri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja Kelurahan Petahunan dapat menjadi generasi unggul yang aktif, peduli, dan berkontribusi positif di lingkungan sekitar. Mereka diharapkan mampu menjadi pionir perubahan sekaligus agen pelindung bagi sesama, demi terciptanya lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. (Aya)