Mediasi Konflik Dugaan Pembakaran Gudang Berlangsung Kondusif di Kelurahan Petahunan
- Jul 25, 2025
- AYIK RIFA'I
Digital Mandiri Petahunan, Jum'at (25/7/2025) — Sebuah mediasi terkait pengaduan masyarakat mengenai ketentraman dan ketertiban umum digelar di Omah Rembug Kelurahan Petahunan pada pukul 13.27 WIB. Mediasi ini menyusul konflik yang timbul akibat peristiwa kebakaran sebuah gudang yang menimbulkan kecurigaan terhadap salah satu warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pihak pemilik gudang mencurigai bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh orang, yang saat kejadian diketahui sedang mengalami gangguan mental. Namun, dalam proses mediasi, seseorang itu memberikan penjelasan bahwa dirinya tidak berada di sekitar gudang saat kejadian berlangsung. Ia menyatakan bahwa pada saat itu ia sedang berada di warung kopi dan hanya melewati gudang tanpa melakukan tindakan apapun.
Mediasi berlangsung dalam suasana tenang dan tertib. Hadir dalam pertemuan tersebut perangkat RT setempat, pihak dari 3 Pilar (Kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa), serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Hukum Universitas Jember (UNEJ). Sementara itu, pihak korban atau pemilik gudang tidak hadir dalam mediasi tersebut.
Lurah Petahunan menyampaikan bahwa kegiatan mediasi ini merupakan upaya penyelesaian konflik secara kekeluargaan dan bagian dari menjaga ketentraman lingkungan. “Kami berharap tidak ada prasangka berlarut dan semua pihak bisa menahan diri. Kebenaran tetap perlu dikedepankan melalui proses yang bijak,” ujarnya.
Mediasi ini menjadi salah satu bentuk langkah preventif dalam menangani konflik sosial agar tidak berkembang menjadi ketegangan yang lebih luas di masyarakat (Aya).