Kelurahan Petahunan Gaungkan “Kelurahan Sehat”, Warga Didorong Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
- Apr 15, 2026
- AYIK RIFA'I
Digital Mandiri Petahunan, Pasuruan, 15 April 2026 – Semangat mewujudkan lingkungan sehat terus digelorakan di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan melalui kegiatan Kelurahan Sehat yang mengusung konsep upaya kesehatan menyeluruh: promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat mulai dari peserta rapat RT/RW, LPM, Kader Kesehatan, Forum Layak Anak, Karang Taruna, hingga Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Sinergi lintas elemen ini menjadi bukti bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, melainkan gerakan bersama seluruh warga.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan berbagai konsep upaya kesehatan berbasis komunitas, seperti PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), pencegahan stunting, posyandu, serta sanitasi total berbasis masyarakat. Program-program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Narasumber dari Puskesmas Karangketug, Ibu Afiatur Rofika Sari, S.KM, memberikan pemaparan mendalam mengenai PHBS di tatanan rumah tangga. Ia menjelaskan bahwa PHBS merupakan kunci utama dalam mencegah berbagai penyakit serta menciptakan keluarga yang sehat dan produktif. Adapun 10 indikator PHBS rumah tangga yang disampaikan meliputi:
1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
2. Memberi bayi ASI eksklusif
3. Menimbang balita setiap bulan
4. Menggunakan air bersih
5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
6. Menggunakan jamban sehat
7. Memberantas jentik nyamuk secara rutin
8. Konsumsi buah dan sayur setiap hari
9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari
10. Tidak merokok di dalam rumah
Menurutnya, penerapan indikator tersebut secara konsisten dapat menekan angka penyakit menular maupun tidak menular di lingkungan masyarakat.
Selain itu, gerakan GERMAS juga terus didorong sebagai budaya hidup sehat, seperti rajin berolahraga, menjaga pola makan, serta rutin memeriksakan kesehatan. Upaya pencegahan stunting pun menjadi perhatian penting melalui edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu.
Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa kesehatan dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Dengan kolaborasi yang kuat, Kelurahan Petahunan optimis dapat menjadi percontohan Kelurahan Sehat yang mandiri dan berdaya.
“Apapun gayanya, hidup bersih dan sehat perilakunya,” menjadi pesan utama yang digaungkan dalam kegiatan ini sebuah ajakan sederhana namun berdampak besar bagi masa depan masyarakat. (Aya)